WAWASAN NUSANTARA

Nama : Seftian Andri Asandi

NPM : 22409517

Kelas : 2 IC03

WAWASAN NUSANTARA

A.      Latar belakang dan pengertian

Kata wawasan berasal dari bahasa jawa yaitu wawas (mawas) yang artinya melihat atau memandang, jadi kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat.

Kehidupan Negara senantiasa dipengaruhi perkembangan  lingkungan strategis sehingga wawasan harus mampu memberi inspirasi pada suatu bangsa dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yang ditimbulkan dalam mengejar kejayaannya.

Dalam mewujudkan aspirasi dan perjuangan ada tiga factor penentu utama yang harus diperhatikan oleh suatu bangsa :

1.       Bumi atau ruang diman bangsa itu hidup

2.       Jiwa, tekad dan semangat manusia/rakyat

3.       Lingkungan

Wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (interaksi dan intelerasi) serta pembangunannya didalam bernegara ditengah tengah lingkunganya baik nasional, regional, maupun global.

 

B.      Landasan wawasan nasional

Wawasan nasional dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan dan geopolitik yang dianut oleh negara yang bersangkutan.

1.       Paham – paham kekuasaan

a.       Machiavelli (abad XVII)

b.      Napoleon Bonaparte (abad XVIII)

c.       Jendral Clausewitz (abad XVIII)

d.      Fuerback dan Heger (abad XVII)

e.      Lenin (abad XIX)

f.        Lucian W.Pye dan Sidney

2.       Teori- teori geopolitik (ilmu bumi politik)

a.       Federich Ratzel

b.      Rudolf kjellen

c.       Karl Haushofer

d.      Sir Harford Mackinder (konsep wawasan benua)

e.      Sir Walter Raleigh dan Alferd Thyer Mahan (konsep wawasan bahari)

f.        W.Mitchel, A.Seversky, Giulio Douhet, J.F.C.Fuller (konsep wawasan dirgantara)

g.       Nicholas J. Spykman

 

C.      Wawasan nasional Indonesia

Wawasan nasional Indonesia dikembangkan berdasarkan wawasan nasional secara universal sehingga dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasan dan geopolitik yang dipakai Negara Indonesia

a.       Paham kekuasaan Indonesia

Bangsa Indonesia yang berfalsafah dan berideologi pancasila menganut paham tentang perang dan damai berdasarkan : “Bangsa Indonesia cinta damai, aka tetapi lebih cinta kemerdekaan”.

b.      Geopolitik Indonesia

Indonesia menganut paham Negara kepulauan berdasar ARCHIPELAGO CONCEPT yaitu laut sebagai penghubung daratan sehingga wilayah Negara menjadi satu kesatuan yang utuh sebagai Tanah Air dan ini disebut Negara kepulauan .

c.       Dasar pemikiran wawasan nasional Indonesia

Indonesia dibentuk dan dijiwai oleh pemahaman kekuasaan dari bangsa Indonesia yang terdiri dari latar belakang social budaya dan kesejahteraan Indonesia

Untuk itu pembahasan latar belakang filosofi sebagai dasar pemikiran dan pembinaan nasional Indonesia ditinjau dari :

1.       Pemikiran berdasarkan falsafah Pancasila

2.       Pemikiran berdasarkan aspek kewilayahan

Isi Deklarasi Djuanda :

a.       Segala perairan disekitar, diantara dan yang menghubungkan pulau pulau yang termasuk Negara Indonesia dengan tidak memandang luas/lebarnya adalah bagian-bagian yang wajar sebagai wilayah daratan Indonesia.

b.      Lalu-lintas yang damai diperairan pedalaman bagi kapal-kapal asing dijamin selama dan sekadar tidak bertentangan/mengganggu kedaulatan dan keselamatan Negara Indonesia.

c.       Batas laut territorial adalah 12 mil diukur dari garis yang menghubungkan titik-titik ujung yang terluar pada pulau-pulau Negara Indonesia.

Wilayahperairan laut Indonesia dapat dibedakan tiga macam, yaitu zona laut territorial, zona laut landas kontinen, dam zona Ekonomi Eksklusif.

3.       Pemikiran berdasarkan Aspek Sosial Budaya

Secara universal kebudayaan masyarakat yang heterogen mempunyai unsure-unsur yang sama :

·         System religi dan upacara keagamaan system masyarakat dan organisasi kemasyarakatan

·         System pengetahuan

·         Bahasa

·         Keserasian

·         System mata pencaharian

·         Sistem teknologi dan peralatan

4.       Pemikiran berdasarkan aspek kesejahteraan

 

D.      Pengertian wawasan nusantara

1.       Prof.Dr.Wan Usman

Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenal diri dan tanah airnya sebagai Negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.

2.       Kelompok kerja LEMHANAS 1999

Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenal diri dan ingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional

 

E.       Unsur Dasar Wawasan Nusantara

1.       Wadah (Contour)

Wadah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya.

2.       Isi (Content)

Adalah aspirasi bangsa yang berkembang dimasyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

3.       Tata laku (conduct)

Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari :

·         Tata laku batiniah yaitu mencerminkan jiwa, semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia.

·         Tata laku lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan, perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia

 

F.       Hakekat Wawasan Nusantara

Adalah keutuhan nusantara/nasional, dalam pengertian : cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional.

 

G.     Asas Wawasan Nusantara

Merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya komponen/unsure pembentuk bangsa Indonesia (suku/golongan) terhadap kesepakatan (commitment) bersama. Asas wawasantara terdiri dari :

1.       Kepentingan/tujuan yang sama

2.       Keadilan

3.       Kejujuran

4.       Solidaritas

5.       Kerjasama

6.       Kesetiaan terhadap kesepakatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s